Sekretariat CSSMoRA – Badan Semi Otonom (BSO) Naturalist CSSMoRA UIN Sunan Ampel Surabaya menggelar Diklat Jurnalistik Dasar (DJD) 2025 pada Minggu (14/9) di sekretariat CSSMoRA. Kegiatan ini ditujukan bagi anggota CSSMoRA angkatan 2025 serta pengurus BSO Naturalist dengan tujuan memberikan pemahaman dasar mengenai kepenulisan dan tata letak (layouting).
Acara tersebut seharusnya dimulai pukul 07.30 akan tetapi baru bisa dimulai pada pukul 08.30 WIB. Hal ini dikarenakan terlambatnya para panitia dan peserta dari jam yang telah ditentukan. Acara tersebut diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars CSSMoRA, serta sambutan dari ketua pelaksana dan ketua umum. Setelah itu, kegiatan memasuki sesi inti berupa penyampaian materi dari diklat jurnalistik dasar.
Pada sesi pertama, Kak Yolanda Agne selaku pemteri memaparkan dengan santai tentang kepenulisan dasar. Ia menekankan pentingnya keterampilan menulis berita, mulai dari menentukan ide, menyusun struktur, hingga menghasilkan tulisan yang mudah dipahami pembaca. Peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya setelah sesi pemaparan sampai sesi foto dan istirahat sejenak.
Kemudian dilanjutkan materi kedua yang disampaikan oleh saudara Athallah Naufal yang mengupas prinsip dasar desain dan layout. Ia menjelaskan pentingnya hirarki visual, keseimbangan, kontras, dan konsistensi sebagai elemen utama dalam menyusun tampilan informasi yang menarik dan mudah dipahami.Setelah pemaparan kegiatan tidak kalah menarik ketika peserta diberin kesempatan melakukan praktik langsung. Salah satu peserta, yang bernama Ilmi dari angkatan 2025, menyampaikan kesannya terkait DJD.
“Saya merasa sangat senang bisa mengikuti kegiatan DJD ini. Karena sebelumnya saya sama sekali belum pernah belajar basic pengeditan maupun kepenulisan, tapi setelah tadi terasa lebih mudah dipahami,”Ujarnya
Walaupun saat praktik juga dia sebenarnya sempat kesulitan karena ide masih kosong, tapi penjelasan para pemateri menurutnya sangat jelas dan mudah diterima dan dipahami.
“ Pemateri juga tidak terlalu banyak menampilkan tulisan di PPT, jadi lebih nyaman dilihat,” jelasnya.
Selain kesan, Ilmi juga menambahkan masukan terkait pelaksanaan kegiatan untuk susunan acara yang sudah pas, tapi ditekankan lagi untuk lebih dipersiapkan lagi perlengkapan seperti sound system yang terdapat kendala. Sehingga kedepannya menurut dia lebih diperhatikan begitupula terkait proyektor minimal untuk diberi banner agar lebih jelas.
Kemudian saat jam menunjukkan 12.20 pun penyampaian dan praktik materi design and layouting selesai berganti penyampaian tindak lanjut DJD berupa buletin yang disampaikan ketua pelaksana langsung bersamaan dengan panitia membagikan makanan. Akhirnya setelah makan, peserta diperbolehkan kembali ke tempat masing-masing untuk melanjutkan aktivitasnya. Sebagaimana peserta dari jurusan studi agama agama langsung berlanjut kegiatan wajib mahasiswanya.